Nero panen berkah jadi tukang ojek gerobak saat bencana banjir, satu kendaraan dipatok Rp 20 ribu
Ringkasan Berita:
- Tukang ojek gerobak saat banjir panen pendapatan di wilayah Ciasem, Jawa Barat.
- Warga ramai menggunakan gerobak milik Nero untuk menyebrang jalan banjir
- Harganya dipatok cukup fantastis yakni sekali jalan Rp 20 ribu
enolenamDi balik bencana banjir yang ada di Jawa Barat, seorang warga dan teman-temannya mendapat keuntungan.
Nero dan sekelompok warga lainnya membuka jasa ojek gerobak yang lantas mendatangkan rejeki baginya.
Untuk menggunakan jasa ojek gerobak yang digawangi oleh Nero dan rekan-rekan, warga pengguna jasa tidak dipatok tarif.
Tarif ojek gerobak di wilayah Kecamatan Ciasem Kabupaten Subang, Jawa Barat, yang ditawarkan cukup fantastis harganya meskipun dirasa masih masuk akal.
Tarif yang dipatok
"Kita penyedia jasa ojek gerobak, dari awal niat kita membantu masyarakat. Maka dari itu kita tak mematok tarif, tapi seikhlasnya diberi sama pengguna jasa saja," katanya.
Dikatakan Nero, satu kali nyebrangin pengguna motor, biasanya dikasih uang jasa mulai Rp 10.000 hingga Rp 20.000.
"Kadang mereka pengguna motor yang kita tolong menyebrang ada yang ngasih Rp 10.000, Rp 15.000 dan Rp 20.000, bahkan ada juga yang ngasih Rp 5.000. berapapun dikasihnya kita syukuri," katanya.
Dari hasil, Ojek Gerobak tersebut, Nero mengaku perhari bisa dapat Rp 70.000-Rp 100.000 perorang.
"Hari pertama banjir dapat Rp 100.000 per orang, kemarin Rp 75.000 dan hari ini belum di hitung," ucapnya.
Nero berharap banjir Ciasem ini bisa cepat surut, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti biasa.
"Walaupun banjir ini bawa berkah buat kita, namun saya dan rekan-rekan tentunya sangat berharap banjir ini bisa segera surut," katanya.
Warga Terbantu
Sementara itu, para pengguna ojek gerobak banyak yang mengaku terbantu dengan adanya ojek gerobak tersebut.
Mereka bisa menghemat waktu untuk sampai di tempat tujuan, dibanding harus menerobos genangan yang bisa membuat motor mogok.
Selain itu, kebanyakan dari para pengendara motor itu sebenarnya juga tidak berani menerobos genangan karena takut motornya mogok di tengah banjir.
“Saya tidak berani nekat menerobos karena banjirnya tinggi sekali, takut motor mogok. Ya mending pakai jasa ojek gerobak ini bisa membantu menyeberang banjir. Dan ongkosnya juga gak ditarif tapi seikhlasnya seperti tadi saya ngasih Rp 20.000,” ungkap Windy Ismayanti, Warga Ciasem.
Nero bersama 7 pemuda lainnya di Ciasem, berinisiatif menjadi tukang ojek gerobak untuk menyeberangkan warga pengguna motor saat melintasi genangan banjir setinggi 1 meter di sekitaran Jembatan perbatasan Desa Ciasem Tengah dengan Desa Dukuh.
Para pengguna roda dua terpaksa harus ngantri giliran menyeberangkan motornya naik gerobak.
Sebab jika memaksakan diri melintasi genangan air yang cukup dalam tersebut, motor dipastikan akan mogok.
Menurut Nero, dirinya bersama ke 7 temanya mendadak menjadi tukang ojek gerobak, berawal ingin membantu warga pengguna motor yang tak bisa menyebrang karena jalan tergenang banjir mencapai 1 meteran.
"Ternyata ide saya dan rekan-rekan ini disambut baik oleh warga pengguna kendaraan roda dua, hingga akhirnya mereka memanfaatkan jasa kita sebagai ojek gerobak," kata Nero, saat ditemui Kompas.com, Minggu(25/1/2026) sore, dikutip enolenam, Senin (27/1/2026).
Di jalan itu, genangan banjir lumayan tinggi, yakni mencapai 100 centimeter lebih atau sepinggang orang dewasa. Dengan kondisi itu, banyak sepeda motor yang mogok akibat nekat menerjang genangan banjir.
"Genangan banjir sepanjang sekitar 150 meter itu tidak bisa dilalui kendaraan roda dua. Ada juga yang maksa melintas harus rela motornya mogok karena businya kebasahan," ungkapnya.
Lanjut Nero, ojek gerobak ini menggunakan roda kecil yang diatasnya di dipan kayu, nantinya sepeda motor tersebut akan diangkut bersama pengendaranya dengan gerobak lalu didorong melewati genangan banjir.
"Yang diangkut tak hanya sepeda motornya, pengendaranya pun bisa diangkut sekalian di atas gerobak bersama sepeda motornya," ucapnya.
Berita viral lainnya
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews enolenam
Diskusi