Gempa magnitudo 5,5 guncang perairan Maluku Barat Daya, BMKG pastikan tak berpotensi tsunami

Ringkasan Berita:
- Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang perairan Laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Senin, 26 Januari 2026 pukul 09.54 WIT.
- Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di 49 km timur laut Maluku Barat Daya pada kedalaman 163 km, sehingga termasuk gempa menengah akibat deformasi batuan dalam lempeng tektonik.
- BMKG menegaskan gempa tidak berpotensi tsunami dan hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun getaran yang dirasakan masyarakat.
enolenamGempa bumi dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengguncang perairan Laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, Senin 26 Januari 2026.
Gempa terjadi sekitar Pukul 9.54 WIT pagi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, episenter gempa bumi berlokasi pada titik koordinat 7.71 Lintang Selatan (LS) dan 127.81 Bujur Timur (BT) atau 49 km Timur Laut Maluku Barat Daya.
BMKG mencatat kekuatan gempa mencapai Magnitudo 5,5.
Dengan hiposentrum atau kedalaman mencapai 163 kilometer.
Gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi menengah yang diakibatkan oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng tektonik.
Meski pusat gempa berada di laut, tetapi tidak memiliki cukup energi untuk memicu gelombang tsunami.
Sejauh ini belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut
“Gempa tidak berpotensi tsunami dan sampai saat ini belum ada laporan soal getaran gempa dari masyarakat,” kata Staf Operasional BMKG Stasiun Geofisika Ambon Verry.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Barat Daya Djemy Lico mengatakan bahwa gempa yang terjadi tidak dirasakan getarannya di wilayah tersebut.
“Getaran gempa tidak dirasakan di Tiakur, mungkin di pulau-pulau tapi sejauh ini belum ada laporan,” katanya.
Sebelumnya gempa bumi dangkal mengguncang wilayah Buton Utara, Sulawesi Tenggara, pada dini hari tadi.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki kekuatan magnitudo 3,9 dengan kedalaman hiposenter 5 kilometer.
BMKG mencatat pusat gempa berada di darat, tepatnya sekitar 37 kilometer barat laut Buton Utara. Informasi tersebut disampaikan melalui laman resmi BMKG pada Senin 26 Januari 2026.
“Pusat episenter gempa berada di 37 kilometer barat laut Buton Utara,” tulis BMKG.
Secara geografis, episenter gempa terletak pada koordinat 4,49 Lintang Selatan (LS) dan 122,96 Bujur Timur (BT). Guncangan gempa dirasakan masyarakat di wilayah Buton Utara dengan intensitas skala III MMI.
BMKG pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang mungkin saja terjadi.
Waspada Sebelum Gempa Bumi
1. Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
2. Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
3. Di dalam ruangan tempat Anda berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
4. Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
5. Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain. Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.
Tindakan Saat Gempa Bumi Terjadi
1. Jika berada di dalam rumah
Berusahalah menyelamatkan diri dan keluarga. Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan. Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya helm, bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.
2. Jika berada di luar rumah
Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka. Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.
3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya
Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat. Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.
4. Jika berada di dalam kendaraan
Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas. Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.
5. Jika berada di gunung atau pantai
Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Kamu berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng. Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.
Penanganan Setelah Gempa Bumi
1. Bila masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar. Periksalah keadaan diri sendiri, apakah ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda.
2. Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
3. Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
4. Jika mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu. Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.
Gempa bumi dapat terjadi pada saat sedang tidur. Penting sekali untuk mengatur kamar tidur agar aman dari gempa.
Misalnya, jangan menaruh benda-benda yang mudah jatuh di dinding tempat tidur. Tautkan lemari di dinding dan pastikan benar-benar kuat. Pastikan ketika terjadi getaran kita tidak tertimpa benda-benda.
Tidak hanya kamar, buatlah ruangan kantor aman dari gempa. Selain konstruksi bangunannya, usahakan bingkai atau benda-benda lain yang ditempelkan di dinding melekat kuat.
Aturlah meja-meja dan kursi-kursi agar tidak menghalangi orang bergerak ke pintu keluar ketika gempa terjadi.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Diskusi