Banyak jalan rusak, Pemprov Jakarta buka lowongan untuk pasukan kuning

enolenam.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta bakal segera membuka rekrutmen penyedia jasa lainnya orang perorangan (PJLP) Dinas Bina Marga atau Pasukan Kuning. Keberadaan PJLP di Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta dinilai sangat terbatas untuk memperbaiki jalan rusak di ibu kota.
Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya telah memberikan persetujuan kepada Dinas Bina Marga untuk membuka rekrutmen Pasukan Kuning. Menurut dia, jumlah 1.400 Pasukan Kuning yang ada saat ini masih kurang untuk mengatasi permasalahan jalan rusak di Jakarta.
“Secara khusus kami tadi juga memutuskan PJLP di Bina Marga yang berjumlah 1.400 memang dirasa kurang, karena banyak yang pensiun. Saya dan Pak Wagub menyetujui untuk ditambah,” kata dia di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Meski begitu, ia belum mengumumkan kuota yang akan dibuka dalam rekrutmen tersebut. Menurut dia, kuota PJLP yang dibuka akan segera diumumkan setelah dilakukan penghitungan terkait kebutuhannya.
“Kuotanya berapa nanti akan dihitung dan diputuskan oleh Bina Marga bersama Asisten Pembangunan dan Pak Sekda,” ujar Pramono.
Ia menilai, kebutuhan PJLP Dinas Bina Marga saat ini cukup mendesak. Pasalnya, terdapat banyak jalan rusak di Jakarta akibat kondisi curah hujan yang tinggi. Karena itu, Pemprov Jakarta menilai perlu menambahkan tenaga kerja Pasukan Kuning.
Pramono menambahkan, pihaknya juga telah menginstruksikan Dinas Bina Marga untuk melakukan penanganan jalan berlubang dengan cepat. Setidaknya, Dinas Bina Marga dapat melakukan penanganan sementara sebelum dilakukan penanganan permanen.
“Secara khusus kepada Dinas Bina Marga, selain penanganan darurat untuk jalan, juga diminta agar perawatan jalan secara rutin tetap dilakukan,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Jakarta Heru Suwondo mengatakan, tugas utama Pasukan Kuning adalah melakukan penanganan jalan rusak. Pasalnya, jumlah Pasukan Kuning yang ada saat ini relatif terbatas.
“Jadi kan kebutuhan PJLP kami saat ini, kami punya PJLP 1.400-an. Yang menangani lubang itu cuma 755 se-Jakarta. Ya perlu, perlu penambahan,” kata dia.
Meski begitu, Heru juga belum mau menyebutkan kebutuhan Pasukan Kuning di dinasnya. Ia mengaku masih perlu melakukan perhitungan terlebih dahulu untuk memastikan kebutuhan tersebut.
Enam Ribu Titik Jalan Rusak
Heru menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 6.000 titik jalan rusak di seluruh wilayah Jakarta yang sudah ditangani oleh Dinas Bina Marga. Namun, angka tersebut berpotensi terus bertambah mengingat curah hujan di Jakarta masih tinggi.
“Enam ribu titik sudah kami tangani selama musim penghujan yang begitu besar ini. Jadi memang ada peningkatan jalan rusak dan jalan berlubang dibanding Desember 2025,” kata dia.
Menurut Heru, pihaknya juga selalu melakukan penanganan setiap ada laporan jalan rusak. Artinya, penanganan akan terus dilakukan setiap ada laporan dari masyarakat.
“Kami berjalan terus. Begitu ada lubang, tutup, ada lubang, tutup,” kata dia.
Ia mengakui, penanganan jalan rusak yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara. Menurut dia, penanganan permanen baru dapat dilakukan ketika kondisi cuaca sudah mendukung.
“Ya tentunya jalan rusak itu saat ini kami tangani sementara. Nanti begitu cuaca membaik akan kami lakukan penanganan permanen,” kata dia.
Heru menjelaskan, hingga saat ini belum ada teknologi aspal yang sepenuhnya tahan terhadap air. Artinya, hujan akan melemahkan ikatan aspal, sehingga penanganan permanen tidak efektif apabila dilakukan saat ini.
“Memang saat ini penanganan yang kami lakukan adalah penanganan sementara,” kata dia.
Ia menambahkan, pihaknya juga bertanggung jawab atas seluruh ruas jalan di Jakarta yang berada di luar jalan tol. Artinya, setiap laporan kerusakan jalan di Jakarta pasti akan ditindaklanjuti oleh Dinas Bina Marga.
“Di lokasi-lokasi yang ada genangan itu juga akan kami tangani. Tentunya penanganan ini dilakukan setelah cuaca membaik,” kata Heru.
Diskusi