Transfer pembalap MotoGP 2027 - Acosta memilih 2 pabrikan, tim Valentino Rossi sebatas ban cadangan
Ringkasan Berita:
- Manajer pribadi Pedro Acosta, Albert Valera, tidak menutup peluang kliennya untuk bergabung ke tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team milik Valentino Rossi pada MotoGP 2027
- Tetapi gabung VR46 sebatas opsi cadangan karena prioritas Pedro Acosta ialah bergabung ke tim pabrikan
- Sementara peluang bertahan di KTM pada MotoGP 2027 terbilang kecil bagi Pedro Acosta
enolenam - Update bursa transfer pembalap MotoGP 2027 datang dari penghuni garasi pabrikan KTM, Pedro Acosta. Tim Valentino Rossi sebatas 'ban cadangan'
Manajer pribadi Pedro Acosta, Albert Valera, menyatakan kliennya itu masih menjaga peluang membela skuad Valentino Rossi, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, di MotoGP 2027.
Akan tetapi ada sesuatu yang perlu digarisbawahi, yakni bergabung dengan tim pabrikan juga masih menjadi asa utama Pedro Acosta.
Hubungan Acosta dengan Red Bull KTM Factory Racing memang merenggang sejak KTM bangkrut pada akhir 2024.
Sejak itu, Acosta dirumorkan ingin pindah ke Ducati lewat VR46. Ia bahkan mengunjungi markas Ducati dan VR46 di Italia pada pertengahan 2025.
Kata sepakat gagal tercapai untuk berkolaborasi pada 2026, karena Acosta memilih menaati kontraknya dengan KTM.
Namun, kini peluang Acosta untuk hengkang dari KTM pada 2027 terbuka lebih lebar karena kontraknya akan habis akhir musim nanti.
Valera tak memungkiri bahwa VR46 masih menjadi opsi bagi 'El Tiburon'.
Namun, pria Spanyol ini menegaskan bahwa Acosta akan tetap memprioritaskan kans membela tim pabrikan mana pun di MotoGP 2027.
"Ada peluang dengan sebagian besar tim. Apakah itu (VR46-red) sebuah opsi? Ya. Ducati, bersama Aprilia, punya motor terbaik. Jadi, kenapa tidak? Itu bisa jadi pilihan. Namun, jelas semua ingin bergabung tim pabrikan, jadi itu akan jadi tujuan utama kami," ujar Valera, dikutip dari laman MotoGPNews.
"Jika itu tidak terjadi, Anda selalu harus mempelajari rencana B atau rencana C. Meski begitu, saya tegaskan, tujuan utama kami adalah berjuang untuk mendapatkan tempat di tim pabrikan, baik itu Ducati atau pabrikan lain," lanjutnya.
Kabar Ducati tertarik kepada Pedro Acosta jelas bukan sesuatu yang baru. Apalagi pembalap berstatus juara dunia Moto2 2023 ini kepincut untuk menunggangi Desmosedici, motor Ducati yang disebut-sebut terbaik di grid MotoGP saat ini.
Namun dengan disebutkannya Aprilia, akan menjadi plot twist tersendiri jika 'adik Ducati' tersebut juga ambil bagian dalam usaha mendapatkan tanda tangan Pedro Acosta.
Sebab dengan menggeliatkan pabrikan asal Noale ini, Aprilia lebih condong mempertahankan Marco Bezzecchi di MotoGP 2027. Tetapi belum diketahui dengan Jorge Martin, yang pada pertengahan MotoGP 2025, negebt untuk bergabung ke pabrikan Honda.
Selain Ducati dan Aprilia, Honda Racing Corporation (HRC) juga disebut tertarik untuk mendatangkan Pedro Acosta. Selain RC213V menunjukkan progres positif, tawaran gaji tinggi akan sulit untuk ditolak pembalap berjuluk Hiu asal Mazarron ini.
Dorongan Ambil Pilihan Berisiko
Valera pun menyebut Acosta sudah tak sabar untuk menjajal motor 2027 milik KTM untuk melakukan evaluasi.
Namun, keputusan final akan tetap sulit diambil, karena regulasi teknis terbaru akan membuat segala pilihan terasa seperti taruhan.
"Anda harus ambil risiko dan memercayai semua orang yang membentuk setiap tim."
"Setiap pembalap memilih sumber daya manusia yang ingin mereka ajak kerja sama pada 2027 dan 2028, orang-orang yang mereka yakini akan memberikan motor lebih baik," tutur Valera.
"Saya bisa bilang bahwa, tidak seperti tahun-tahun lainnya, tidak masuk akal untuk menunggu dan melihat seperti apa motornya nanti. Saya rasa 'pasar' akan bergerak lebih awal, dan di balapan pertama kita sudah akan tahu tempat tujuan banyak pembalap," tutupnya.
(enolenam/Giri)
Diskusi