Falcao alami benturan keras di XSeries-2, gagal bawa Fury Squad ke final

enolenamLegenda futsal Brasil, Alessandro Rosa Vieira atau yang akrab disapa Falcao, sempat mengalami benturan keras hingga harus ditandu keluar lapangan pada laga perdana XSeries-2 yang berlangsung di GOR UNJ, Jakarta, Sabtu (17/1/2026).
Falcao yang memperkuat tim Fury Squad di XSeries-2 harus menelan kekalahan telak saat berhadapan dengan Nova Titans yang diperkuat oleh legenda futsal Portugal, Ricardinho.
Pertandingan yang berlangsung dalam empat babak tersebut dimenangkan oleh Nova Titans dengan skor telak 14-7, membuat Fury Squad gagal melangkah ke babak final.
Nova Titans tampil mengesankan dengan mengandalkan duet maut antara Ricardinho dengan legenda futsal Indonesia, Bambang Bayu Saptaji, yang berhasil menumpas perlawanan tim yang dibela Falcao.
Meski sempat mengalami benturan cukup keras dengan salah satu pemain Nova Titans hingga harus ditandu keluar, Falcao masih mampu melanjutkan pertandingan hingga akhir laga.
Pemain berusia 48 tahun yang pernah empat kali dinobatkan sebagai pemain futsal terbaik dunia pada tahun 2004, 2006, 2011, dan 2012 itu masih menunjukkan skill-skill menawannya sepanjang pertandingan.
Falcao juga berhasil berkontribusi dengan menyumbangkan dua gol untuk Fury Squad meskipun tidak mampu menghindarkan timnya dari kekalahan.
Tim Fury Squad sendiri diperkuat oleh beberapa pemain ternama seperti Beckham Putra dari Persib Bandung dan konten kreator asal Bandung, Ammar, sebagai kapten tim.
Selain itu, ada juga pemain futsal asal Wales keturunan Indonesia Rico Zulkarnain dan legenda Timnas Indonesia, Cristian Gonzales yang memperkuat barisan Fury Squad.
Di sisi lawan, Nova Titans dikomandoi oleh eks Timnas Indonesia Hamka Hamzah dan legenda Persija Jakarta, Ismed Sofyan, yang berhasil mengatur strategi untuk menaklukkan tim besutan Falcao.
Usai kekalahan ini, Fury Squad masih berkesempatan untuk memperebutkan posisi ketiga dengan menghadapi Lynx Hunter pada Minggu (17/1/2026) di venue yang sama.
Lynx Hunter yang diperkuat oleh legenda futsal Thailand, Suphawut Thueanklang, sebelumnya juga harus mengakui keunggulan Grim Reaper pada laga yang digelar di hari yang sama.
XSeries sendiri merupakan innovative 5V5 game pertama di dunia, yang menggunakan power cards dan menghadirkan fantasy match dengan cross-over player dari kalangan pro-players, legends, dan content-creators untuk menghibur para penggemar.
Setelah pertandingan, Falcao menyampaikan apresiasinya kepada seluruh penonton yang hadir menyaksikan pertandingan tersebut.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada yang sudah hadir," ujar legenda futsal Brasil tersebut dalam wawancaranya dengan awak media termasuk enolenam.
"Ini adalah momen luar biasa untuk futsal Indonesia, Ricardinho bermain sangat baik di sini, dan saya sangat senang bisa bermain dengannya dalam satu lapangan."
"Pertandingan ini bukan soal hasil yang dikejar, tetapi saya dan Ricardinho datang untuk memberikan hiburan dan membawa futsal Indonesia menjadi lebih baik," jelas peraih empat gelar pemain futsal terbaik dunia tersebut.
Sementara itu, Kapten Nova Titans, Hamka Hamzah, juga memberikan komentar setelah timnya berhasil melaju ke final.
"Pertandingan sangat luar biasa, skill dari Falcao dan Ricardinho menghibur dan memperlihatkan kepada penikmat futsal di sini dan di rumah," ungkap Hamka Hamzah.
"Saya tadi sempat sedikit takut ketika ada benturan kepada Falcao yang dislokasi tangannya."
"Tapi Alhamdulillah tidak masalah," tambah Hamka Hamzah mengakhiri komentarnya.
Kedatangan dua legenda futsal dunia, Falcao dan Ricardinho, ke Indonesia menjadi momen penting bagi perkembangan futsal Tanah Air.
Keduanya menunjukkan komitmen untuk menghibur dan menginspirasi para pemain futsal serta penggemar di Indonesia melalui pertandingan XSeries-2.
Dengan kegagalan Fury Squad melangkah ke final, Falcao dan rekan-rekannya akan berusaha menghibur penonton di laga perebutan posisi ketiga melawan Lynx Hunter pada Minggu (18/1/2026).
Diskusi